Teknik budidaya pembibitan jeruk dekopon


Teknik budidaya pembibitan jeruk dekopon – Syarat lokasi. Persiapkan lahan dengan membuat lubang tanam terlebih dahulu. Jarak tanam biji jeruk dekopon tanpa biji dikebun adalah sekitar 4 x 4 meter. Jika akan ditanam dipot, siapkan pot terlebih dahulu. Bibit segera ditanam. Ciri bibit jeruk dekopon tanpa biji yang baik menurut deni antara lain batang cangkokan berwarna hijau, dan memiliki banyak akar. Agar tanaman dapat tumbuh secara tegak, diperlukan bambu penyangga (ajir) untuk penyangganya.

Pemumpukan. Selain perlu sinar matahari yang cukup, tanaman jeruk dekopon perlu dipupuk tiga kali dalam setahun. Pupuk kandang diberikan pada saat mulai musim kemarau antara bulan juni hingga September. Ketika musim hujan mulai atau sekitar oktober dan November, dan pada maret hingga april, deni menambahkan pupuk NKP.

Untuk penanaman dikebun, pemberian pupuk dapat dilakukan dalam parit kecil (rorakan) di sekeliling tanaman secara melingkar. Rorakan dibuat sesuai dengan lebar tajuk tanaman. Semakin besar tanaman semakin besar rorakanya. Jika tanaman sudah besar dan tanjuknya sudah Dosis pupuk per pohon yang terdiri dari pupuk kandang, urea, SP 36, KCI (kg) pada umur 1tahun dengan perbandingan 0,5:0,20:0,45:0,40. Umur tanaman 2 tahun 0,5:0,4:0,65:0,65, umur 4 tahun 0,5:0,8:1:1 dan umur 5-15 tahun 0,5:1:0,55:0,85.

Penanaman jeruk dekopon di pot, pupuk kandang sebaiknya diberikan tidak kurang dari 3 bulan sekali, dengan cara ditaburkan secara merata pada permukaan tanah. Dosis pupuk per pohon/bulan adalah campuran 1 sendok urea, 1,5 sendok SP 36 dan 2sendok KCI. Apabila tanaman sudah berumur 2 tahun ke atas, dosis pupuk dilipatgandakan menjadi 2-3 kali. Pemberiannya dengan cara ditabur pada bagian pinggir pot secara merata.


Pengairan. Menurut deni, kebutuhan air bagi tanaman jeruk dekopon ini sangat tergantung pada kondisi tanah dan umur tanaman. Untuk mudahnya dikebun, petani biasanya melihat tingkat kelembaban tanah. Jika tanah Nampak kering berarti tanaman membutuhkan air. Perlu juga diperhatikan system pembuangan air, karena tanah yang becek dan tergenang disekitar tanaman akan mudah terserang penyakit. Tanaman jeruk dekopon dalam pot, dengan ukuran pot 0,5 m x 0,5 m memerlukn penyiraman 2-3 liter per hari.

Teknik budidaya pembibitan jeruk dekopon

Teknik budidaya pembibitan jeruk dekopon

Pemangkasan. Kegiatan pemangkasan dibedakan menjadi pemangkas bentuk den memangkaskan pemeliharaan. Tanaman yang berasal dari bibit cangkokan biasnnya sudah mempunyai percabangan yang baik, sehingga tidak perlu pemangkasan. Pemangkasan pemeliharaan ditunjukan untuk merangsang keluarnya bunga. Mencegah serangan penyakit merangsang pertumbuhan tunas baru, mengurangi kerimbunan. Juga ditunjukan untuk membuang tunas liar atau tunas air dan cabang yang sakit.

Pengendalian hama penyakit. Hama dan penyakit merupakan salah satu factor utama yang dapat menghambat kelancaran pembudidayaan jeruk besar.serangannya bisa ringan bisa ringan sampai berat. Serangan berat bisa mengakibatkan tanaman mati, sehingga gagal panen. Untuk mengendalikan hama/penyakit dapat dilakukan secara fisis, mekanis, biologis dan secarakimiawi. Penyakit yang bisa menyerang antara bibit jeruk dekopon tanpa biji antara lain lalat buah. Solusi yang biasa diterapkan deni adalah dengan menyemprotkan insektisida organic.

Perbanyakan bibit. Perbanyakan bibit dilakukan padacabang atau ranting indukan jeruk dekopon yang sudah berumur sekitar 3tahun. Cabang tersebut dikupas atau dikuliti hingga bersih sepanjang 5-8 cm. selanjutnya, kerat cambium hingga bersih dan angin-anginkan hingga kering. Setelah kering, kemudian tutupi dengan tanah lalu bungkus dengan plastic atau sabut kelapa. Bila menggunakan plastic, lubangi plastiknya terlebih dahulu. Kelembaban tanah dijaga dengan cara menyiramnya setiap hari. Setelah banyak akar yang tumbuh, cabang atau ranting tersebut dipotong, dan bibit pun bisa ditanam di dalam tanah. Lama pembibitan hingga bibit jeruk dekopon tanpa biji ini siap ditanam di kebun sekitar satu tahun.