> Sukses Dengan Berjualan Martabak Mini | infoloka.com

Sukses Dengan Berjualan Martabak Mini

Siapa yang tidak kenal dengan martabak mini? Jenis makanan cemilan ini sudah banyak dijajakan di berbagai gerai dan pasar-pasar tradisional. Rasanya yang manis dengan berbagai pilihan topping di atasnya sangat nikmat disantap bersama dengan minum the atau kopi. Jajanan ini berawal dari modifikasi seorang penjual martabak manis terang bulan.

Ia membuat martabak manis dengan ukuran mini agar lebih mudah dinikmati. Karena bentuknya mini jadi lebih mudah dibawa untuk cemilan di sekolah atau kantor. Memang segmen pasar yang dibidik adalah pelajar dan pegawai kantor yang beraktifitas dari pagi hingga sore.

Kisah Sukses Martabak Mini Kartika
Armala, seorang pedagang martabak manis terang bulan mulai memodifikasi rasa, ukuran, dan gerobag jualannya sejak tahun 2008. Ia sudah mulai berdagang martabak sejak tahun 2006. Dengan membidik pasar pelajar dan pegawai kantor martabak mini buatannya laris manis di pasaran. Setahun kemudian, tepatnya 2009, Armala meluncurkan program kemitraan. Hal ini ia lakukan karena banyaknya pertanyaan dari konsumen mengenai kiat suksesnya berdagang martabak ini. Maka ia pun mulai berpikir untuk membagi kesuksesannya dengan orang lain.

Baca Juga : Kelurahan Kemayoran, Jakarta Pusat Pusatnya Kuliner Malam yang Komplit dan Lezat

Kini martabak mini Kartika telah memiliki 20 mitra yang tersebar se-Jabodetabek, Cirebon, hingga ke Palembang. Dengan dana investasi 12 juta rupiah, Anda bisa menjadi mitra martabak mini Kartika selama 5 tahun, tanpa biaya royalti atau franchise fee. Seluruh keuntungan juga menjadi milik mitra Kartika dengan jaminan pengembalian uang apabila tidak tercapai target balik modal yang sesuai dengan perjanjian.

Sukses Dengan Berjualan Martabak Mini

Sukses Dengan Berjualan Martabak Mini

Sistem Franchise Martabak Mini Kartika
Martabak mini Kartika memberikan gerobag jualan, kompor, tabung gas 3kg, serta cetakan martabak mini sebanyak 4 set. Selain itu, Armala juga menambahkan peralatan berjualan seperti toples, pisau dan kemasan martabak mini. Untuk bahan baku, mitra bisa membeli adonan dan topping seharga Rp61.500 perkilo. Martabak mini Kartika tersedia dari 40 varian rasa, seperti coklat, keju, strawberry, blueberry, kacang, nangka dan lain-lain.
Dengan segala kebutuhan yang sudah disediakan martabak mini Kartika, mitra cukup menyediakan tempat berjualan dan tenaga penjual. Semua bahan baku yang dipesan akan diantar langsung ke lokasi.

Setelah lolos survey dan melunasi biaya kemitraan, tenaga yang sudah disiapkan mitra dapat langsung mengikuti pelatihan di outlet atau kantor pusat martabak mini. Pelatihan ini hanya berlangsung seminggu dan dijamin setelah mengikuti pelatihan dapat langsung memulai usaha.

Perkiraan omzet mencapai Rp8,1 juta, dan dapat mengembalikan investasi mitra dalam waktu 6 bulan. Sebagai contoh salah satu gerai mitra Kartika yang membuka di kantin sekolah dapat meraup omzet Rp360.000 perhari dengan harga martabak mini Rp3.000 hingga Rp5.000 perpotong. Dari omzet tersebut pemilik gerai dapat memperoleh laba 20-30 persen dari omzet.

Kunci dari keberhasilan bisnis franchise ini adalah pemilihan lokasi berjualan yang strategis. Tempat strategis ini adalah tempat yang ramai dan mudah dijangkau, seperti di depan supermarket, kantin sekolah, atau kantin rumah sakit.
Pengembangan usaha dengan sistem franchise saat ini banyak diminati para pengusaha. Terutama bisnis dibidang kuliner. Apalagi jika sudah memiliki pelangan yang fanatik dengan rasa kuliner yang dijajakan. Bagi mitra penjualan sendiri sistem franchise ini menguntungkan karena memudahkan mereka untuk memulai bisnis tanpa pengetahuan bisnis yang cukup. Mitra cukup menjalankan usahanya dengan semangat sambil mempelajari cara berjualan. Sedangkan bagi pemilik brand ini adalah jalan untuk mengembangkan bisnisnya menjadi lebih besar dan menjangkau pasar secara lebih luas dengan brand yang dimilikinya.

Baca Juga : 5 Langkah Tepat Merintis Usaha Kuliner yang Menjanjikan

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *