Peluang Usaha Kuliner dan Dropdhipper Semakin Diminati di Tahun 2017

Peluang Usaha Kuliner dan Dropdhipper Semakin Diminati di Tahun 2017-Perkembangan usaha dari tahun ke tahun khususnya usaha yang dijalankan para pelaku UKM menghadapi pasang surut, dan diantara beragam jenis usaha ada beberapa usaha yang berjalan secara berkelanjutan dan terbukti terus bertahan dari tahun ke tahun adalah usaha di bidang kuliner karena makanan merupakan kebutuhan pokok. Selain makanan, pelaku usaha dropshipper di tahun 2017 juga akan semakin diminati. Dulu Dropshipper dikenal juga dengan sebutan trader atau makelar yang tidak memiliki produk untuk dijual tetapi memiliki network. Di era pemasaran tahun 2017 ini droshipper akan semakin diminati. Seseorang yang memiliki minat bisnis tetapi tidak mempunyai skill  bisa mengorder barang dari pihak produsen untuk dipasarkan ke jaringan networknya. Dalam hal ini pelaku usaha atau pelaku produsen tinggal fokus pada proses produksi saja. Selama proses barang dan pelayanan bagus dengan sendirinya pangsa pasar akan terbentuk melalui peran dropshipper yang mendisplay produk supplier atau produsen via online/media sosial dan barang yang dikirim supplier atas nama dropshipper tersebut. Bahkan seseorang dari bisnis dropship saja bisa mendapat omset cukup besar dengan modal kuota internet dan handfone saja tanpa perlu membeli barang yang dipasarkan lewat online.Peluang Usaha Kuliner dan Dropdhipper Semakin Diminati di Tahun 2017

 

Saat ini sudah banyak pelaku usaha dropshipper bahkan perusahaan besar sudah melakukan hal itu seperti sale stock Indonesia di serpong yang sudah berskala internasional. Modalnya lebih banyak marketing dan bekerja sama dengan para supplier produk produk fashion. Bahkan sudah memiliki gudang, dan saat ini Sale stock Indonesia merupakan dropshipper yang memili gudang. Bisnis dropshipper ini akan semakin trand di tahun 2017 karena ekonomi indonesia sedang tidak bagus. jadi banyak orang yang beralih dari pekerja kantoran mencari usaha sampingan ahar bisa menghasilkan tambahan penghasilan. Industri kuliner agar terus diminati juga harus menghadirkan inovasi-inovasi baru, dan jika menawarkan menu yang biasa masyarakat pasti bosan. Biasanya menu-menu inovasi baru ini diadopsi dari luar negridengan cita rasa lokal. Seperti dulu Sour Sally outlet revolusioner frozen youhurt yang trand di luar negri lalu dibawa ke indonesia dengan cita rasa lokal yang rasanya indonesia banget.

Dibidang fashion yang tetap eksis di tahun 2017 terutama hijab, karena indonesia merupakan kiblatnya negara-negara di Asia tenggara untuk fashion muslim. Dalam hal ini fashion hijab yang bisa di pakai dalam keseharian dan lebih simple seperti fasjion hijab yang bisa digunakan untuk aktifitas olahraga agar tetap nyaman.

Adapun bisnis start up yang berbasis digital di tahun 2017 ini euforianya bakal turun, begitu juga dibidang teknologi. Seperti sekarang banyak start up mulai muncul peniru-peniru transportasi online, peniru jasa pemesanan tiket pesawat dan hotel online yang nantinya akan terseleksi sendiri. Inovasi baru  juga perlu dilakukan di bisnis start up seperti rekan saya ada yang sedang membuat marketplace yang menawarkan satu membership untuk beberapa tempat relaksasi dan kecantikan seperti salon, pijat refleksi, rambut, spa dan lainnya dengan nominal tertentu. Modal untuk usaha level start up lumayan besar karena mengubah kebiasaan atau behaviour.

Di industri jasa tahun 2017 yang kurang berkembang seperti seperti pada jasa adverstising dengan perkembangan terbatas karena perusahaan besar makin mengencangkan ikat pinggang dan selektif menggunakan dana marketing. Lain dengan duliu jor-joran dalam mengeluarkan dana marketing.

Pelaku usaha UKM yang bermain dalam produksi di tahun 2017 ini harus lebih meningkatkan kualitas produknya, jangan hanya mementingkan harga murah dan bersaing dengan kompetitor, seperti industri kuliner dengan membuat menu yang citra rasanya lebih enak, begitu pula fashion dengan membuat produk lebih  berkualitas dan disaun lebih menarik, begitupun industri jasa servisnya harus lebih diperbaiki Menghadapi tantangan masyarakan Ekonomi Asean (MEA) di tahun 2017 selama UKM punya keunikan dan market sendiri dengan jumblah penduduk Indonesia yang begitu besar tidak masalah. Dari persaingan lokal, pelaku UKM sebaiknya jangan bersaing harga tapi kualitas produk yg disediakan . Masyarakat sudah pintar memilih nama produk produk yang berkualitas bagus dan justru dengan adanya MEA kita lebih bangga karena bisa menunjukan bahwa produk kita ridak kalah bagus dengan produk luar.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *