MotoGP Tes Pramusim, Sepang. KEJUTAN DUCATI & SUZUKI

Sesi uji coba pramusim MotoGP Sepang 2 (Malaysia) menunjukan perkembangan dibandingkan sesi pertama di trek yang sama. Apa saja itu?

Paling ditunggu-tunggu adalah perangkat gres girboks YZR-M1 untuk tunggangan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Kesan pertama yang dirasakan Valentino Rossi dengan girboks anyar itu ternyata tidak terlalu luar biasa.

Padahal II Dottore, panggilan The Doctor selama dua hari tes (23-24/2) mampu menjadi yang terkencang di hari pertama. Namun di sesi kedua, pembalap berusia 36 tahun harus puas berada di 6 besar terkencang.”Secara kinerja tidak ada beda dengan girboks lama. Artinya masih mengoperasikan kopling saat menurunkan gigi. Pun ada peningkatan terutama kestabilan saat pengereman dan memasuki tikungan,”celoteh Rossi.

Dengan kata lain, suntikan girboks anyar untuk M1-nya The Doctor dan X-Fuera terbilang positif.”Mungkin masih perlu lebih memahami kinerja sehingga bisa lebih beradaptasi lagi,”imbuh joki bernomor start 46 itu.

TERKENCANG

Terlepas girboks anyar Yamaha dan juga torehan waktu hari kedua yang kembali dikuasai Marc Marquez, kejutan di sesi uji coba pramusim Sepang 2 ini adalah performa perdana Ducati GP15. Yup, kuda besi Desmosidici yang baru diluncurkan pekan lalu itu baru pertama kali mencicipi aspal di trek Sepang ini. Hari pertama memang belum menunkukan tajinya. Eh di hari kedua, baik Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso berhasil menembus 4 besar terkencang di urutan 3 dan 4. Keduanya mencetak waktu 2:00,098 dan 2:00,250 kalah 0,2 hingga 0,4 detik dari Marc Marquez yang membukukan 1:59,844.

“Kesan pertama dengan GP15 ini lebih baik dari motor sebelumnya. Khususnya ketika memasuki, saat dan keluar tikungan lebih cepat. Terlalu dini menyimpulkan performa sejati GP15,”ujar Andrea Dovizioso.

Seperti juga Suzuki yang di Sepang 2 ini tampil amat apik. Kedua pembalapnya Aleix Espargaro dan Maverick Vinales mampu menempatkan diri di 4 dan 9 (Hari 1) dan 9 serta 12 (Hari 2). Namun bicara catatan waktu baik Aleix dan Maverick lebih cepat dari hari pertama.”Terasa ada perubahan dari Sepang pertama. Kali ini kami lebih nyaman dan bisa mengeksplorasi karakter motor sebagaimana mestinya,”beber Aleix.

Setidaknya Suzuki memang masih perlu pembenahan untuk dapat bersaing di podium setiap serinya. Namun bagi Maverick hasil ini semakin memantapkan The Spaniard menjadi kandidat kuat merebut titel Rookie of The Year.

Maverick selalu menjadi terkencang dari pesaing satu kategori yaitu Jack Miller (LCR Honda) dan Loris Baz (Forward Racing).”Pokoknya program saya di sesi tes ini melakukan lap sebanyak-banyaknya biar mengerti karakter motor seperti apa. Jadi saya belum sampai melakukan banyak modifikasi. Jika sudah kenal dan paham semoga dapat meningkatkan performa lebih bagus lagi,”celoteh Maverick.

Ducati dan Suzuki boleh menyuguhkan kejutan. Namun Yamaha dan Honda pabrikan tetap punya senjata rahasia demi tampil dominan di musim ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *