Mengenali Resiko Pengembangan Peluang Usaha di Bidang Handicraft dan Cara Mengatasinya

Mengenali Resiko Pengembangan Peluang Usaha di Bidang Handicraft dan Cara Mengatasinya-Peluang usaha di bidang kerajinan tangan atau handicraft dapat menjadi sebuah peluang yang mampu mendatangkan keuntungan bagi produsen apabila dikelola dengan benar. Namun demikian, saat Anda berniat terjun dalam bidang usaha handicraft, ada beberapa jenis masalah atau faktor resiko yang harus Anda kenali untuk mendapatkan penyelesaian yang terbaik.

Minimnya modal  

Masalah utama yang sering muncul saat ingin memulai usaha di bidang handicraft adalah modal, terutama mengingat kebanyakan pelaku usahanya adalah segmen menengah kebawah. Untuk itu, saat Anda mencoba memulai usaha di bidang yang sama, cobalah mengatasinya dengan melakukan pinjaman ke bank atau lembaaga keuangan yang memfasilitasi kredit usaha kecil. Namun demikian, untuk hal ini, beberapa hal yang perlu dipikirkan matang, antaralain:

v    Jenis agunan yang perlu dijaminkan ketika nantinya Anda meminjam di lembaga keuangan yang bersangkutan.

v    Lama waktu peminjaman dan jenis bunga yang diterapkan, karena akan berkaitan dengan jumlah angsuran yang perlu dibayar dalam setiap periode angsuran.

v    Tingkat kredibilitas maupun keamanan untuk bertransaksi dengn lembaga keuangan yang bersangkutan.

v    Persyaratan umum dan khusus yang perlu dipenuhi sebagai pihak peminjam.

Minimnya publikasi atau promosi

Permasalah kedua yang sering muncul terkait minimnya publikasi atau promosi karena usaha handicraft umumnya berbasis UKM. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mencoba beberapa sistem promosi, seperti:

  1. Penggunaan media sosial

Anda bisa mempromosikan produk handicraft yang dimiliki dengan media sosial yang dibuat secara free didalam handphone. Namun demikian, untuk melihat tingkat keberhasilan media sosial yang digunakan, selalu update informasi dalam bentuk gambar atau video yang menarik konsumen.

  1. Pemakaian website khusus untuk pemasaran

Sekarang ini cukup banyak pengusaha pemula yang menggunakan toko online untuk pemasaran produk yang dimiliki. Jika Anda berminat melakukan hal yang serupa, Anda bisa mengunjungi salah satu penyedia pembuatan website di kota Anda dan meminta mereka mendesain website yang sesuai dengan produk milik Anda.

  1. Memasarkan produk dengan bergabung bersama komunitas tertentu

Salah satu sistem pemasaran produk handicraft yang cukup umum adalah dengan bergabung bersama komunitas khusus yang kegiatan pemasarannya dapat dilakukan secara berkelompok dengan mengikuti festival atau pameran lainnya.

  1. Membuat flyer atau brosur produk tersendiri

Sistem pemasaran untuk handicraft juga dapat dilakukan dengan cara membuat flyer atau brosur yang sesuai dengan karakteristik produk. Dengan demikian, konsumen bisa mengetahui keistimewan produk yang dimiliki.

  1. Merekrut agen, dropshipper, atau reseller dengan sistem bagi hasil yang adil

Apabila Anda belum memiliki tenaga marketing yang solid, Anda bisa mencoba bekerjasama dengan teman atau saudara yang dapat dijadikan agen, reseller, maupun droshipper produk yang dimiliki.

Sistem pembukuan komputer

Secara umum, pengusaha yang bergerak di bidang handicraft memiliki pola pembukuan sederhana yang terkadang menimbulkan masalah terkait selisih dana masuk dan keluar. Untuk itu, saat Anda bergerak di bidang usaha serupa, cobalah memanfaatkan sistem pembukuan computerized yang disediakan secara online. Sistem tersebut umumnya memberi kerahasiaan data yang sangat baik dan mampu membantu proses pembukuan sederhana hingga kompleks dengan tingkat akurasi tinggi.

Omzet penjualan menurun

Apabila omzet penjualan mulai menurun, Anda perlu mengenali apakah jenis usaha handicraft yang didalami tergolong produk musiman atau bisa dikembangkan menjadi produk reguler. Untuk itu, lakukan inovasi dengan melakukan survey pengembangan peluang usaha handicraft terlebih dahulu, terutama terkait produk kompetitor dan minat konsumen.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *