> Mengatasi Stroke Dengan Daun Tapak Dara | infoloka.com

Mengatasi Stroke Dengan Daun Tapak Dara

Mengatasi Stroke Dengan Daun Tapak Dara – Sering kali tapak dara dipelihara sebagai tanaman hias. Ia adalah perdu tahunan yang berasal dari madagaskar, namun telah menyebar ke berbagai daerah tropika lainnya. Sebuah sumber menjelaskan bahwa tapak dara tumbuh dengan baik mulai dari dataran rendah sampai ketinggian 800 m dpl. Tumbuhan ini menyukai tempat-tempat yang terbuka, tapi tak menutup kemungkinan bisa tumbuh di tempat yang agak terlindung pula

Tapak dara memiliki batang yang berbentuk bulat dengan diameter berukuran kecil, berkayu, beruas, bercabang, dan berambut. Habitat perdu tanaman ini tumbuh menyamping dengan tinggi tanaman bisa mencapai 0,2-1 m. Daunnya berbentuk bulat telur dengan warna hijau, tersusun menyirip berselingan. Panjang daunnya kira-kira 2-6 cm, lebarnya mencapai 1-3 cm, dan tangkai daunnya sangat pendek. Batang dan daunnya mengandung lateks berwarna putih.

Baca Juga : Mengatasi Stroke Dengan Daun Dewa

Bunga tapak dara yang indah mempunyai permukaan berbulu halus. Bunga ini adalah bunga aksila (muncul dari ketiak daun), dengan kelopak bunga kecil dan berbentuk paku. Mahkota bunganya berbentuk merah jambu, atau ungu, yang tergantung pada kultivarnya. Buahnya berbentuk gilig (silinder), ujung lancip, berambut, panjang sekirat 1,5-2,5 cm, dan memiliki banyak biji. Tapak dara juga memiliki rumah biji yang berbentuk silindris yang menggantung pada batang. Penyebaran tumbuhan ini melalui biji.

Mengatasi Stroke Dengan Daun Tapak Dara

Mengatasi Stroke Dengan Daun Tapak Dara

Dari akar, batang, daun hingga bunga tapak dara mengandung unsur-unsur zat kimiawi yang bermanfaat untuk pengobatan. Vinkristin, vinrosidin, vinblastin, dan vinleurosin merupakan kandungan komposisi zat alkaloid dari tapak dara. Lebih lengkap, sebuah sumber menyebutkan bahwa kandungan bahan kimi tapak dara adalah vincristine, vinblastine, reserpine, ajmalicine, dan serpentine. Kandungan lainnya adalah catharanthine, leurosine, norharman, lochnerine, tetrahydroalstonine, vindoline, vindolinine, akuammine, vincamine, vinleurosin, dan vinrosidin.

Tapak dara mempunyai kandungan kimia yang sangat banyak, bahkan tercatat lebih dari 70 macam alkaloid yang terdapat pada akar, batang, daun , dan biji. Semua unsur zat kimiawi bermanfaat untuk pengobatan, Vinkristrin, vinrosidin, vinblastin, dan  vinleurosin merupakan zat alkaloid dikenal sebagai antikanker. Dan, tumbuhan ini juga memiliki sifat sitostatika, hipotensif, penenang, menyejukan darah, dan menghentikan pendarahan

Berbagai alkaloid dalam  tumbuhan ini beracun. Tanda-tanda keracunan tapak dara adalah demam, loyo dan muntah-muntah dalam tempo 24 jam. Tanda-tanda yang lain adalah neuropat, kehilangan refleks tendon, berhalusinasi, koma, dan kematian. Meskipun demikian sebenarnya bunga dan daunnya berpotensi menjadi sumber obat untuk leukimia, penyakit hodgkin.

Baca Juga : Mengatasi Stroke Dengan Buah Sirsak

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *