> Kisah Sukses Para Pelaku Usaha Kue Cubit | infoloka.com

Kisah Sukses Para Pelaku Usaha Kue Cubit

Bisnis menjual kue cubit saat ini merupakan bisnis yang sedang laris di pasaran. Kue cubit merupakan salah satu kue tradisional khas jawa barat yang dulunya populer sebagai jajanan sekolah atau jajanan pasar. Namun namanya mulai dilupakan sejak munculnya jajanan modern dan makanan cepat saji yang semakin menjamur. Kue cubit mulai dikenal lagi beberapa tahun terakhir dan banyak yang penasaran dengan kue cubit ini. Setelah dicoba ternyata rasa kue cubit ini sangat enak. Bisnis menjual kue cubit kemudian menjadi menjamur dan semakin banyak masyarakat yang menyukainya. Kue cubit tidak hanya ngehits di Jawa Barat tetapi juga di kota-kota besar, seperti Yogyakarta.

  • Tiga sahabat Bogor

Kisah sukses pelaku bisnis menjual kue cubit yang pertama datang dari tiga sahabat asal kota Bogor, yaitu . Ajeng Yuliani Pratiwi, Anggunia Fitri, dan Widasari Ayu. Ketiganya mulai menggeluti bisnis ini karena mereka kangen dengan jajanan pasar di masa mereka sekolah, salah satunya kue cubit. Dulu mereka gampang menemukan kue cubit namun sekarang kue cubit menjadi jajanan yang sulit ditemukan. Sejak saat itu mereka mulai melihat peluang bisnis darii menjual kue cubit ini. Mereka mulai memikirkan bagaimana caranya memodiifikasi kue cubit agar lebih banyak lagi yang menyukai kue cubit. Mereka bertiga memulai bisnisnya dengan brand Kue Cubit Bitten. Sampai sekarang, mereka telah memiliki dua cabang pemasaran, yaitu di Bogor dan Tebet. Mereka terus menginovasi bisnis ini dan saat ini kue cubit yang mereka jual tersedia dalam berbagai macam rasa, seperti original, greentea, red velvet, Taro, dan bubblegum dengan toping yang bervariasi pula, seperti ovomaltine, nutella, milo, toblerone, keju, kitkat, dan oreo. Awalnya mereka mendirikan bisnis penjualan kue cubit ini dengan modal Rp 5 juta. Saat ini mereka bisa menjual hingga 125 porsi per harinya. Harga jual dari kue cubit bitten ini mulai dari  Rp 8.000 sampai dengan Rp 13.000 per porsinya. Hasilnya mereka setiap bulan menghasilkan omzet Rp 28 juta.

Kisah Sukses Para Pelaku Usaha Kue Cubit

Kisah Sukses Para Pelaku Usaha Kue Cubit

 

  • Maria Yenas Mulyasari

Maria Yenas Mulyasari merupakan perempuan asal kota Solo, Jawa Tengah. Dia tertarik untuk menggeluti bisnis menjual kue cubit karena merasa bahwa peluang bisnis ini sangat besar. Dia melihat berita yang menunjukkan bahwa popularitas kue mungil ini sedang naik daun. Pada awal bisnisnya, dia mengeluarkan modal sebesar Rp 400 ribu. Dia menggunakan strategi penjualan online. Penjualan secara online memang selalu menjadi sarana bagi pebisnis karena siapa saja pasti akan selalu online. Cara ini dipilih untuk memperoleh lebih banyak pelanggan dengan memperkenalkan produk dengan cara yang lebih murah. Selain melayani penjualan melalui akun sosial medianya, Yenas juga menjual kue cubit dengan mengikuti pameran kuliner. Lewat cara ini, kue cubitnya menjadi semakin banyak dikenal dan semakin laris. Ia berhasil menjual kue cubitnya sampai dengan 30 porsi per hari dengan harga Rp 4.000 sampai dengan Rp 13.000. Saat ini ia dapat memperoleh omzet Rp 7 Juta per bulannya.

Bila Anda sedang memikirkan bisnis apa yang kira-kira peluangnya tinggi, bisnis menjual kue cubit bisa jadi pilihan Anda. Anda cukup belajar cara membuatnya dan memilih strategi penjualan yang tepat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *