Ciptakan Kreasi Kap Lampu Lampion Berdesain Esklusif

Ide bisnis menjalani usaha produk lampion berawal dari pengalaman usaha keluarga yang sudah dijalankan sejak tahun 1978. Bermodal pengalaman usaha yang sudah dijalankan keluarganya ini ia pun memutuskan untuk menjalankan bisnis sendiri dengan mengusung brand Galeria Natnat sejak tahun 2007. Saat merintis usaha ini, Empie mengeluarkan modal sebesar 5 juta yang dipergunakan untuk membeli bahan baku dan peralatan pendukung produksi seperti kain spunband, kain katun, kain gordyn, mesin jahit, alat las, kawat dan lem, biasanya peralatan dan bahan baku ini didapat dari pasar Glodok dan pasar tanah abang.

Menurut wanita yang akrab disapa Empie ini, salah satu alasan dia memilih Galeria Natnat karena prospek usaha ini sangat menjanjikan karena produk-produk ini selalu dibutuhkan untuk memperindah dan mempercantik rumah, terlebih lagi pelaku usaha yang bergelut di bisnis ini terbilang masih sedikit khususnya di daerah Depok. Dewasa ini produk-produk seperti ini bukan saja sebagai alas dari penutup produk saja melainkan sebagai fashion untuk memperindah ruangan, hal ini karena desain lampion kreasi Empie di desain secara modern dan sangat cocok untuk ruangan agar tampak lebih indah dan cantik.

Ciptakan Kreasi Kap Lampu Lampion Berdesain Esklusif

Ciptakan Kreasi Kap Lampu Lampion Berdesain Esklusif

Prospek usaha ini sangat menjanjikan karena terlihat dari usaha yang dijalankan Empie yang pada mulanya hanya memproduksi cup lampu namun saat ini ia pun memproduksi sarung bantal dan produk-produk penghias piranti saji seperti taplak meja, tutup galon, hiasan kulkas, alas gelas dan alas piring. Mengenai persaingan, Empie tidak begitu mengkhawatirkan apalagi persaingan usaha khususnya di daerah Depok masih sanagat sedikit. Agar masih diminati pasar, ia terus berkreasi untuk menciptakan produk-produk terbaru dengan kreasi-kreasi yang unik dan mudah diterima pasar.

Produk unggulan Galeri Natnat yang diproduksi Empie yakni kap lampu dengan desain yang eksklusif dan terkesan mewah. Ada banyak model kap lampu yang dibuatnya, seperti kap lampu duduk, kap lampu berdiri, hingga kap lampu gantung. Ukurannya pun juga beragam, mulai dari ukuran kecil hingga besar dan tinggi. Harga dari kap lampu buatannya berkisar 175ribu keatas.

Karena desainnya yang sangat eksklusif, tak heran bila produknya banyak diminati kalangan public figur seperti artis hingga orang pemerintahan. Selain itu ada beberapa produk kap lampu yang dipesan khusus untuk aksesori interior hotel hingga restoran kelas atas. Bahkan produknya pun sudah merambah pasar mancanegara seperti Amerika, Timur-Tengah hingga Malaysia.

Menurut Empie, menjalankan usaha ini dibutuhkan ide-ide kreatif sehingga produk-produknya bisa bersaing dengan produk-produk impor. Empie biasanya melihat majalah-majalah luar negeri yang berkaitan dengan produk kreatif sebagai inspirasi untuk produk-produk terbarunya. Empie pun memanfaatkan peluang daerah Depok yang terkenal dengan buah belimbingnya., lantas ia pun membuat lampion berbentuk belimbing yang merupakan ikon kota Depok tersebut. Tak ayal, produk lampion belimbingnya pun dilirik walikota Depok.

Wanita ini mempunyai trik khusus agar standnya banyak dikunjungi orang saat pameran, yaitu dengan membentuk display pameran terlihat lebih tradisional yang terbuat dari bambu. Karena standnya yang unik dan menarik inilah ia mendapatkan penghargaan saat pameran sebagai stand terbaik. Ke depan, ia ingin mendirikan Rumah Handicraft yang berfungsi sebagai sekolah handicraft, yang memberikan pendidikan dan mengajarkan kerajinan tangan kepada anak didik. Selain itu pula Rumah Handicraft kelak menjadi wadah perkumpulan pelaku usaha sehingga produk-produk Rumah Handicraft bisa memenuhi kebutuhan pasar nasional dan internasional.

 

 

Sumber : Tabloid Peluang Usaha Edisi 14

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *