Atasi Persaingan Bisnis Hijab dengan Quality Control


Prospek bisnis pelengkap hijab saat ini cukup bagus dan tidak ada matinya. Selama ini masih ada pengguna hijab bisnis pelengkap akan terus eksis mengikuti perkembangan industri fesyen muslim. Perkembangan pelengkap hijab bisa dilihat dari banyaknya produk pelengkap hijab di pasaran mulai dari bros, kalung, ciput, manset dan legging, bahkan dari segi modelnya pun terus berkembang mengikuti tren fesyen busana muslim.

Permintaan pelengkap hijab yang cukup tinggi ini baik di daerah maupun perkotaan menjadikan bisnis ini berpeluang dijalankan dengan segmen pasar semua kalangan baik remaja maupun dewasa. Hal yang patut diperhitungkan bagi pelaku usaha pelengkap hijab adalah dengan terus berkreasi dan berinovasi menghadirkan produk-produk terbaru agar bisa bersaing merebut pasar. Setidaknya menjalankan research terlebih dahulu dan membuat produk yang belum ada di pasaran baik dari segi model, ukuran, motif dan harga.

Selain itu quality control pun harus diperhatikan karena persaingan bisnis pelengkap hijab terbilang cukup ketat apalagi persaingan di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Tangerang, Depok dan Bogor. Quality control meliputi kualitas bahan baku dan kualitas pengerjaan. Quality control membuat usaha ini bisa survive dengan tetap menghadirkan produk yang memiliki ciri khas. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan pembeli untuk memiih produk yang anda tawarkan.

Bagi pelaku usaha pemula menjalankan bisnis ini memang dibutuhkan modal yang tidak sedikit berkisar dari Rp.1 juta hingga Rp.10 juta untuk pembelian bahan baku dan peralatan. Jika kita tidak memiliki keterampilan membuat pelengkap hijab bisa dengan menggunakan jasa makloon terlebih dahulu atau dengan mengikuti kursus membuat pelengkap hijab.


Selanjutnya yaitu promosi, promosi bisnis bisa melalui media online dengan membuat facebook, instagram dan web. Selain menggunakan media online, tidak ada salahnya jika pelaku usaha menjaring agen atau reseller sebagai jaringan bisnis kita di berbagai daerah. Pelaku usaha harus menentukan syart-syarat untuk menjadi agen atau reseller, misalya dengan minimal pembelian 12 pieces dengan diskon harga 10% hingga 15%.

 

Sumber : Tabloid Peluang Usaha Edisi 14